Pemakaian Istilah-istilah dalam Budidaya Tanaman Padi

Yu Wa 02 November 2022 09:58:46 WIB

Istilah-istilah yang digunakan dalan proses budidaya tanaman padi dari tahap awal hingga akhir

  1. Nggawe Winih, : membuat atau menyiapkan bibit padi yang siap ditanam di lahan (sawah) hingga panen karena bibit padi tidak langsung ditanam begitu saja di sawah, namun perlu adanya proses pembibitan.
  2. Ngekum, : merendam bibit padi selama satu malam.
  3. Ngisis, : meniriskan bibit padi dari air bekas rendaman.
  4. Nyebar, : menebar benih padi pada sebuah bedengan untuk bibit padi yang siap tanam dalam lahan (sawah) hingga panen.
  5. Ndaut, : mencabuti benih padi yang telah ditanam dalam bedengan setelah berumur sekitar 25 hari.
  6. Mluku, : membajak sawah untuk lahan budidaya padi.
  7. Ngeleb, : mengairi lahan yang akan ditanami benih padi yang diambil (daut) dari bedengan.
  8. Nggaru, : menghaluskan atau menghancurkan dan meratakan tanah yang telah diwluku.
  9. Leleran, : tanah yang sudah halus atau menjadi lumpur dan siap untuk menanam (tandur) benih padi hasil dautan.
  10. Tandur, : proses penananam benih padi pada leleran.
  11. Nglemoni/ ngemes :memberikan pupuk kimia pada tanaman padi selang sekitar satu minggu setelah tandur.
  12. Matun : membersihkan rumput liar di sekitar lahan tanam padi yang dilakukan selang dua minggu semenjak tandur.
  13. Nyemprot : menyemprotkan dengan pestisida pada tanaman padi untuk membunuh hama pengganggu.
  14. Mratak : keadaan ketika butir padi telah keluar semua dari batang padi untuk berkembang menjadi tua.
  15. Jabelan : proses syukuran dengan berbagai menu yang dibawa ke lahan tempat budidaya padi sebagai tanda bahwa padi siap dipanen (dipetik/dirit).
  16. Ngarit : proses pemanenan padi dengan cara dipotong batang padinya , 25-20 cm dari padi mengguanakan sabit.
  17. Nggebyok : memisahkan bulir padi dari tangkainya menggunakan alat (tradisional atau modern).
  18. Meme/Mepe : menjemur padi yang telah dirontok hingga kering dan siap diselip (diolah) menjadi beras atau dijual.
  19. Nyelip : proses menggiling gabah menjadi beras.
Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • By Kesra
    hallo..... pak pendamping , kapan ke giritirto , s...baca selengkapnya
    20 September 2019 14:05:28 WIB

  • Semoga menjadi ajang ukhuwah kagem sederek dusun t...baca selengkapnya
    29 Juni 2018 05:57:25 WIB
  • karno
    semoga dengan temu kangen warga tompak diperantaua...baca selengkapnya
    27 Juni 2018 22:49:44 WIB
  • karno
    semoga dengan temu kangen warga tompak diperantaua...baca selengkapnya
    27 Juni 2018 22:46:45 WIB
  • Sarjiyo
    1.syarat pendidikan min apa ? 2.Apakah ada diklat/...baca selengkapnya
    05 Februari 2018 19:28:17 WIB
  • acep cahyono
    barokallah fih semoga tahun depan semakin maju ...baca selengkapnya
    08 Desember 2017 14:02:21 WIB
  • khayangan
    ngaturaken agunging panuwun dumateng sedayanipun,s...baca selengkapnya
    03 November 2017 13:50:48 WIB
  • hartini
    semoga makin berkembang dan mampu bertahan di era ...baca selengkapnya
    01 November 2017 08:25:39 WIB

  • Mugi Mugi dipun Paringin kesabaran kagem keluarga ...baca selengkapnya
    29 Oktober 2017 18:49:12 WIB
  • jony
    wuhhh ayo nyungsung lurrr...baca selengkapnya
    29 Oktober 2017 16:00:20 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial