Ngleluri Budaya Leluhur, Warga Petoyan Gelar Tirakatan Sambut Pengeboran Sumur Bor

Yusup Wahyudin 09 Oktober 2026 09:41:41 WIB

Giritirto - Dalam balutan tradisi dan semangat gotong royong, warga Padukuhan Petoyan, Kalurahan Giritirto, Kapanewon Purwosari, menggelar tirakatan menjelang pelaksanaan pengeboran sumur bor di Bulak Wetan Omah, Kamis malam (8/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB tersebut menjadi wujud ikhtiar bersama masyarakat dalam mengiringi upaya penyediaan sumber air bagi warga. Melalui tirakatan, masyarakat berkumpul untuk memanjatkan doa dan memohon kelancaran agar proses pengeboran sumur bor dapat berjalan dengan baik serta membawa manfaat bagi kehidupan bersama.

Suasana malam yang khidmat terasa ketika warga bersama para tokoh masyarakat berkumpul, melestarikan tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jawa. Tirakatan tidak sekadar menjadi sarana berdoa, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan, kerukunan, dan penghormatan terhadap adat istiadat warisan leluhur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Panewu Purwosari, Lurah Giritirto, serta tokoh masyarakat Padukuhan Petoyan. Kehadiran para pemangku wilayah dan tokoh masyarakat menjadi bagian dari kebersamaan dalam mendukung ikhtiar warga untuk memperoleh sumber air yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi warga Petoyan, upaya pengeboran sumur bor memiliki arti penting dalam memenuhi kebutuhan air. Oleh karena itu, kegiatan ini diiringi dengan doa dan harapan agar pelaksanaannya diberikan kelancaran serta menghasilkan sumber air yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tradisi tirakatan yang menyertai kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada upaya fisik, tetapi juga pada semangat kebersamaan, doa, dan gotong royong.

Melalui kegiatan ini, warga Padukuhan Petoyan menunjukkan bahwa nilai-nilai tradisional tetap hidup dan menyatu dengan ikhtiar pembangunan di tingkat masyarakat. Harapannya, pengeboran sumur bor dapat berjalan lancar dan menjadi berkah bagi warga, sejalan dengan semangat rukun agawe santosa, crah agawe bubrah—kerukunan membawa kekuatan, sedangkan perselisihan membawa keretakan.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • By Kesra
    hallo..... pak pendamping , kapan ke giritirto , s...baca selengkapnya
    20 September 2019 14:05:28 WIB

  • Semoga menjadi ajang ukhuwah kagem sederek dusun t...baca selengkapnya
    29 Juni 2018 05:57:25 WIB
  • karno
    semoga dengan temu kangen warga tompak diperantaua...baca selengkapnya
    27 Juni 2018 22:49:44 WIB
  • karno
    semoga dengan temu kangen warga tompak diperantaua...baca selengkapnya
    27 Juni 2018 22:46:45 WIB
  • Sarjiyo
    1.syarat pendidikan min apa ? 2.Apakah ada diklat/...baca selengkapnya
    05 Februari 2018 19:28:17 WIB
  • acep cahyono
    barokallah fih semoga tahun depan semakin maju ...baca selengkapnya
    08 Desember 2017 14:02:21 WIB
  • khayangan
    ngaturaken agunging panuwun dumateng sedayanipun,s...baca selengkapnya
    03 November 2017 13:50:48 WIB
  • hartini
    semoga makin berkembang dan mampu bertahan di era ...baca selengkapnya
    01 November 2017 08:25:39 WIB

  • Mugi Mugi dipun Paringin kesabaran kagem keluarga ...baca selengkapnya
    29 Oktober 2017 18:49:12 WIB
  • jony
    wuhhh ayo nyungsung lurrr...baca selengkapnya
    29 Oktober 2017 16:00:20 WIB
Galeri Foto
Admin Desa
https://forms.gle/RTkddgQqRvPiGFV59
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial