Disperindagkop UKM Gelar Pelatihan Pembuatan Rokok Sigaret Kretek Tangan

Yusup Wahyudin 23 Juli 2026 12:14:15 WIB

Giritirto – Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) menyelenggarakan Pelatihan Industri Hasil Tembakau Pembuatan Rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) di Balai Padukuhan Gading pada Rabu (22/7/2026) mulai pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor industri hasil tembakau sekaligus mendorong terciptanya produk olahan yang memiliki nilai tambah.

Pelatihan diikuti oleh para petani tembakau dan dihadiri oleh Penyuluh Perindustrian serta Staf Bidang Perindustrian. Hadir sebagai narasumber Sri Widodo, Owner PR. Sri Hartatik, yang membagikan pengalaman sekaligus memberikan pelatihan teknis mengenai proses produksi rokok sigaret kretek tangan.

Dalam sesi praktik, peserta dibimbing secara langsung mulai dari penggunaan alat linting manual untuk menghasilkan lintingan rokok yang rapi dan sesuai standar. Setelah itu, peserta mempelajari teknik pengguntingan hasil lintingan serta proses pengepakan produk agar siap dipasarkan. Seluruh tahapan dilakukan secara bertahap sehingga peserta dapat memahami proses produksi dari awal hingga akhir.

Selain praktik teknis, narasumber juga menyampaikan pentingnya menjaga kualitas produk, ketelitian dalam proses produksi, serta peluang pengembangan usaha industri hasil tembakau yang mampu memberikan nilai ekonomi lebih tinggi bagi masyarakat. Dengan pengalaman yang dimiliki sebagai pelaku industri, Sri Widodo memberikan berbagai kiat untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing.

Melalui pelatihan ini, Disperindagkop UKM berharap para petani tembakau tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga mampu mengembangkan produk olahan hasil tembakau secara mandiri. Peningkatan keterampilan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru, memperkuat industri kecil menengah berbasis tembakau, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi lokal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung pemberdayaan pelaku usaha dan petani melalui peningkatan kompetensi, sehingga hasil pertanian tidak hanya memiliki nilai jual sebagai bahan baku, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah melalui proses pengolahan menjadi produk siap edar.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • By Kesra
    hallo..... pak pendamping , kapan ke giritirto , s...baca selengkapnya
    20 September 2019 14:05:28 WIB

  • Semoga menjadi ajang ukhuwah kagem sederek dusun t...baca selengkapnya
    29 Juni 2018 05:57:25 WIB
  • karno
    semoga dengan temu kangen warga tompak diperantaua...baca selengkapnya
    27 Juni 2018 22:49:44 WIB
  • karno
    semoga dengan temu kangen warga tompak diperantaua...baca selengkapnya
    27 Juni 2018 22:46:45 WIB
  • Sarjiyo
    1.syarat pendidikan min apa ? 2.Apakah ada diklat/...baca selengkapnya
    05 Februari 2018 19:28:17 WIB
  • acep cahyono
    barokallah fih semoga tahun depan semakin maju ...baca selengkapnya
    08 Desember 2017 14:02:21 WIB
  • khayangan
    ngaturaken agunging panuwun dumateng sedayanipun,s...baca selengkapnya
    03 November 2017 13:50:48 WIB
  • hartini
    semoga makin berkembang dan mampu bertahan di era ...baca selengkapnya
    01 November 2017 08:25:39 WIB

  • Mugi Mugi dipun Paringin kesabaran kagem keluarga ...baca selengkapnya
    29 Oktober 2017 18:49:12 WIB
  • jony
    wuhhh ayo nyungsung lurrr...baca selengkapnya
    29 Oktober 2017 16:00:20 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial